-->

7 Saham Gocap Rp 50 yang Potensial [Rentang 50-90]

Januari 17, 2024

Setiap orang memiliki gaya investasi saham yang berbeda, beberapa diantaranya lebih suka mengkoleksi saham blue chip dengan harga diatas ribuan, sedang beberapa diantaranya ada yang lebih suka membeli saham dengan harga dibawah seratus, atau bahkan saham 50 rupiah.

 

Membeli saham 50 perak seperti ini memang bisa memberikan keuntungan yang jauh lebih besar, karena jumlah lot yang didapatkan lebih banyak dibandingkan harga saham ribuan, dengan modal yang sama.

 

Atas dasar ini, mungkin kamu lebih memilih untuk mencari saham gocap fundamental bagus dan potensial untuk memaksimalkan keuntungan investasi. Berikut kami rangkum beberapa saham dengan harga Rp 50 yang menurut kami bagus.

 

Disclaimer: Definisi bagus dan potensial disini merujuk memiliki kelebihan yang memungkinkan untuk diapresiasi pasar suatu saat nanti dan tentu saja sangat subjektif. Meski demikian bukan berarti market akan mengapresiasi saham tersebut. Jadi sebelum memilih salah satu, pastikan untuk melakukan riset mandiri.


Baca Juga: 5 Cara Menghubungi CS Ipot

Kekurangan Saham Gocap

Meski saham gocap memberikan potensi keuntungan yang besar, namun saham seperti ini juga memiliki resiko yang tidak kalah besar. Beberapa resiko yang biasanya ada di saham gocap adalah:

 

  • Melalui peraturan terbaru, 50 bukanlah harga terendah, jika terlalu lama di rentan harga tersebut, masih bisa turun dibawah 50, dengan catatan sudah memenuhi kriteria dalam aturan terbaru BEI.
  • Sering kali saham dengan harga ini adalah saham gorengan, jadi naik dan turunnya harga kandang tergantung dari kemauan bandar.
  • Fundamental dipertanyakan.

 

7 Saham Gocap Potensial

saham gocap
Berikut 7 saham Rp 50 yang bisa kamu pertimbangkan dan analisis lebih jauh. Harga Mengacu pada saat artikel ini ditulis, 18 Januari 2024.

 

1. FREN

FREN adalah kode tiker milik PT Smartfren Telecom Tbk yang listing di Bursa Efek Indonesia pertama kali pada 29 November 2006, merupakan perusahaan yang memiliki usaha dalam bidang jasa telekomunikasi. Ini adalah brand internet provider yang cukup terkenal di Indonesia, dan Per 18/1/2024, harga saham FREN diperjualbelikan antara 50 sampai 51.

 

Untuk kinerja keuangannya memang sedang menurun, bahkan PER dari saham ini jatuh ke level -31.48, yang mana di tahun 2022 masih berkisar di angka 461. Meski demikian, FREN masih ada potensi naik dari berbagai sentimen yang ada, salah satunya berita tentang merger.

 

2. LAJU

Lanjut pada saham Rp 50 fundamental bagus yang selanjutnya, ada LAJU yang merupakan kode ticker milik PT Jasa Berdikari Logistics Tbk, adalah perusahaan yang memiliki usaha dibidang logistik dan manajemen pergudangan yang berdiri pada tahun 2007.

 

Prospek industri ini masih bagus, aset yang dimiliki perusahaan juga terus mengalami perkembangan, dan harga saham masih berkisar di PBV 0.97.

 

Pun di tahun pertama mereka listing di BEI, juga sudah membagikan dividen, meski hanya Rp. 0.85 per saham. Hal lain yang membuat saham ini memiliki potensi menarik adalah karena mereka memiliki pelanggan yang sudah mature dalam industrinya, salah satunya PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).

 

3. KUAS

Harga saham KUAS Cenderung sideways dan belum pernah menyentuh harga tertingginya sejak IPO, namun dibandingkan saham gocap lainnya, PT. Ace Oldfields Tbk memiliki fundamental yang lebih bagus.

 

PT. Ace Oldfields Tbk merupakan perusahaan yang membuat berbagai alat pengecatan yang diantaranya roll cat, kuas cat, gagang roll, kuas kawat, kuas penggaris, dan lain sebagainya.

 

Sepanjang tahun 2023, saham ini pernah menyentuh harga tertingginya di harga 58, dengan harga rata-rata 54, dan saat ini dijual di harga 51 - 52. Selama dua tahun berturut-turut, KUAS juga rutin membagikan dividen sebesar Rp 1,6 di tahun 2023 dan juga Rp 1 di tahun 2022. Saham ini dijual dengan PBV 0.43.

 

4. GOTO

Pada awal tahun 2024 ini, memang laporan tahunan 2023 belum rilis, dan laporan terakhir di kuartal 3, GOTO masih merugi, namun GOTO (GoTo Gojek Tokopedia Tbk) masih menarik untuk diikuti.

 

Di akhir oktober 2023, GOTO sempat menyentuh harga terendahnya di harga 56, dan saat ini dijual di harga 86-87.

 

Setidaknya ada dua potensi yang memungkinkan saham ini naik tinggi, yakni ketika GOTO berhasil membukukan laba (target manajemen di akhir 2023) ditambah dengan TikTok yang ikut masuk menjadi pemilik mayoritas di saham Tokopedia. Banyak pihak yang menilai ini adalah sentimen positif, karena satu dan lain hal.

 

5. AHAP

AHAP merupakan kode ticker untuk PT. Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, merupakan perusahaan asuransi kerugian, dimana saham ini sering dikaitkan dengan lord Salim, karena sebagian besar sahamnya dimiliki PT ASURANSI CENTRAL ASIA.

 

Meski saat ini sahamnya diperjualbelikan di harga 90 an, namun di awal tahun 2023, AHAP biasa dijual belikan di harga 42-54, sebelum pada akhirnya naik hingga mencapai 121.

 

Meski perusahaan ini masih merugi, dan saat ini sahamnya dijual di PBV 2.37, layaknya saham yang berkaitan dengan salim Group lainnya, alasan ini sudah cukup untuk membuat investor ritel memantau AHAP.

 

6. AMMS

AMMS merupakan kode milik Agung Menjangan Mas Tbk yang memiliki usaha dibidang budidaya ikan air payau, dalam hal ini adalah udang. AMMS merupakan perusahaan yang masuk dalam papan akselerasi, yang saat ini sahamnya diperdagangkan di harga 37 sampai 38.

 

Secara fundamental, saham ini juga lumayan, dimana AMMS dijual dengan PBV 0.64, dan PER 78.72 x. Selama satu tahun terakhir, AMMS sempat menyentuh harga terendahnya di 31 rupiah, sedangkan untuk harga tertingginya adalah 58.

 

7. BCIP

BCIP merupakan kode ticker milik PT Bumi Citra Permai Tbk, adalah sebuah perusahaan yang memiliki usaha pengembangan pergudangan dan kawasan industri, secara umum mereka menjual kavling untuk industri lengkap dengan baungnan baik itu gudang maupun barik.

 

Selama 1 tahun terakhir bisa dibilang harga saham BCIP stagnan, dia pernah menyentuh di harga terendahnya di level 54, dan saat ini diperjual belikan di rentan 60-61.

 

Harga ini juga sejalan dengan kinerja laporan keuangannya yang memang juga stagnan, namun BCIP memang diperdagangkan dengan harga yang sangat murah, yakni pada PBV 0.18.

 

Gabung Group Saham

Gabung di grup saham iStock.id untuk belajar, bertanya, dan chit-chat seputar saham bersama enthusiast saham lainnya di Indonesia melalui menu dibawah ini

Baca Juga: Biaya Fee Broker Sockbit Terbaru

Artikel Selanjutnya Next Post
Artikel Sebelumnya Previous Post
Google News

Ikuti typograp.com di instagram

Advertisement